Tips Menghindari Akun Instagram Dibajak

Banner : Pelajaran Online 1,5 tahun

Beberapa waktu lalu, sempat heboh berita di salah satu sosial media terkait salah satu akun Instagram online shop yang menjual ragam tas wanita secara tiba-tiba dibajak atau di-hack. Akun online shop ini sudah memiliki pengikut lebih dari 200 ribu orang. Kebayang dong gimana paniknya si pemilik?

Si pembajak alias hacker ini mengganti email, password, dan ID line yang biasa online shop ini gunakan untuk berkomunikasi dengan pelanggan. Setelah berhasil mengambil alih akun online shop tersebut, si pembajak kemudian mengunggah foto iPhone 7 dan menjualnya dengan harga Rp7 juta.

Lalu, bagaimana sebetulnya si hacker ini dengan mudahnya bisa membajak akun Instagram orang lain?

Usut punya usut kejadian ini sebetulnya berawal dari salah satu karyawan CS yang menerima order dari seseorang via line. Si calon pembeli ini mengirimkan sebuah tautan link, (yang dikira si CS itu akan mengarah ke foto-foto produk tasnya di Instagram).

Nah, ketika tautan link dibuka tampilannya mirip sekali dengan aplikasi asli Instagram. Si CS ini pun memasukkan email dan password seperti biasanya. Dan, seketika boom tragedi dimulai 🙁

Trik mengirim link untuk memasukkan email dan password semacam ini bisa diartikan sebagai phising. Selain phising, kita  juga perlu perhatikan beberapa hal berikut agar akun kita  tetap aman dilansir dari quora :

Pilih password yang kuat dan bagus

Mungkin anda akan bingung mengapa begitu banyak password yang mudah ketebak, seperti nama hewan kesayangan, karakter tv favorit, atau mungkin nama pasangan anda dan lainnya. Jika, anda berpikir orang lain tak mampu menebaknya, maka anda salah. Semakin mudah password, maka semakin rentan diretas.

Contoh “iLoveMikey” adalah password yang buruk, tapi  kalau ini “j77AB#qC@^5FT9Dahehe.. ribet amat ya, tapi justru semakin sulit password makin sulit pula orang lain yang mencoba-coba meretas.

Mungkin tak perlu harus serumit itu, tapi paling tidak password aman itu yang punya minimal 6 karakter, ada  kombinasi, misalnya huruf besar dan kecil, angka, atau tanda baca, tidak berdasarkan kata di kamus, tidak berdasarkan pula pada informasi personal kita.

Pastikan akun email anda aman

Enable Two-Step Verification

Sign in – Google Accounts

Pastikan 2 otentikasi

Pertama-tama, sambungkan nomor ponsel anda ke akun Instagram- edit profil, tambahkan nomor ponsel-dan verifikasi.

instagram stories

Lalu, lakukan dua otentikasi; buka Instagram- buka dua otentikasi (two factor authentication) letaknya di bawah ubah password, nyalakan “require security code”- verfikasi nomor ponsel- screenshot kode back up anda.

 

Pikirkan sebelum otorisasi aplikasi pihak ketiga

Ini juga cukup sering terjadi saat kita mengunakan aplikasi pihak ketiga. Jika anda ragu, maka anda bisa melakukan revoke access dari aplikasi yang terlihat mencurigakan. Sesekali, anda juga perlu mengecek aplikasi apa saja yang selama ini punya akses ke akun Instagram anda.

instagram

Caranya:

  1. Login ke akun Instagram via desktop
  2. Pilih “Edit Profile”
  3. Klik “Authorised apps”
  4. Kelola aplikasi anda

 

Pastikan juga anda selalu melakukan log out

Setelah membuka akun baik dari ponsel atau perangkat yang biasa di share bersama orang lain, jangan lupa untuk melakukan log out.  Jangan pula, mencentang “remember me” ketika anda log in di komputer umum. Hal ini akan membuat siapa saja bisa login, meski anda sudah menutup aplikasi itu.

Jangan membuka tautan mencurigakan

Tidak hanya phising melalui aplikasi chat, tapi anda harus waspada pula membuka lampiran atau tautan link yang mencurigakan lewat email atau dari pengirim yang tidak jelas. Cara ini memungkinkan seseorang untuk merekam info dan data pribadi anda.

Ubah password secara berkala

Nah, cara yang satu ini memang mungkin kebanyakan kita malas melakukannya. Jangan ragu mengubah password apalagi jika anda menerima pesan dari Instagram langsung agar anda segera melakukannya. Selama proses cek keamanan, Instagram kadang harus me-recover informasi login yang dicuri lewat situs lain.

Jika Instagram mendeteksi adanya password yang dicuri, ubah segera password dan situs lain akan secara otomatis mengamankan akun, sekaligus mencegah akun anda di-hack di lain waktu.

Gunakan password berbeda untuk tiap akun

Kebiasaan kita pada umumnya adalah selalu menggunakan password yang sama untuk banyak akun aplikasi. Hal ini memang memudahkan kita mengingat di satu sisi, tapi para  hacker kerap menggunakan password yang digunakan berulang untuk mendapat akses ke akun korbannya. Jadi, lebih baik anda mencatat password tersebut di sebuah notepad, evernote atau aplikasi manajer password open source semacam Keepass.

Jika, akun sudah terlanjur di-hack, anda bisa mengajukan banding dan membuat pengaduan lewat Instagram Help Center atau buka laman help.instagram.com. Anda dapat memilih permasalahan yang sudah disediakan solusinya masing-masing. Memang butuh waktu dan tidak semua akun dapat kembali, tapi minimal kita sudah berusaha kan ya..

 

Selamat mencoba 😉

Leave a Reply

Your email address will not be published.