5 Cara Realistis Kerja Efisien, Tapi Hasil Maksimal

Banner : Pelajaran Online 1,5 tahun
bekerja efisien
dok. pixabay

Jarum jam telah menunjuk di angka 5 sore hari, namun detik demi detik waktu berjalan sayangnya anda masih juga terpaku di depan desktop komputer anda. Ya, apalagi kalau bukan karena pekerjaan yang masih belum beres.

Hmmm, terdengar biasa?

Bukan hal mengejutkan, bahwa berdasarkan studi orang Amerika pernah bekerja melebihi jam kerja. Setidaknya, sebanyak 53 persennya mengatakan mereka mengalami overworked dan merasa frustrasi melewati proses tersebut.

Namun, apa yang sebenarnya bisa anda lakukan saat bekerja dengan waktu lebih efisien? Terbayangkah anda akan memiliki lebih banyak waktu berharga bersama keluarga, hobi, dan mungkin istirahat anda? Mungkin ini terdengar terlalu baik untuk menjadi nyata, namun ilmu pengetahuan memang berkata lain.

Berikut adalah beberapa hasil studi mengenai metode atau cara-cara agar anda bisa bekerja lebih produktif, namun tetap realistis.

Hentikan multitasking

Rata-rata 2/3 orang Amerika memiliki ponsel pintar, tidak jauh beda dengan kita sebagai orang Indonesia ya 😀 Terkadang, ini membuat komunikasi menjadi lebih mudah, namun di sisi lain akan menghasilkan generasi yang gemar multitasking. Banyak orang percaya, bahwa multitasking, merupakan cara paling efisien untuk menyelesaikan pekerjaan.

Benarkah? Tidak. Studi terbaru, Stanford menemukan, bahwa tidak hanya multitasking yang membuat seseorang menjadi tidak produktif, dibanding mengerjakan satu tugas saja, namun orang yang meng-klaim dirinya mampu melakukan multitasking dengan baik, sebetulnya adalah yang paling buruk. (Studi itu menunjukkan bahwa multitasking juga berkontribusi pada IQ yang rendah).

Fokus pada satu hal, berikan waktu khusus untuk menyelesaikannya dengan sempurna.

Tarik napas: meditasi tiap hari

Jika multitasking dapat menurunkan produktivitas dan IQ, maka melakukan hal sebaliknya (fokus) dapat meningkatkan produktivitas dan IQ. Meditasi selama ini juga dipercaya sebagai teknik untuk meningkatkan fokus dan memori. Studi dari University of Kentucky menemukan bahwa meditasi dapat membantu pemulihan memori, produktivitas dan penuaan itu sendiri.

Jangan biarkan pekerjaan mengambil alih hidup anda

Tahukah anda, bahwa banyak orang produktif yang sebetulnya tidak selalu fokus pada pekerjaan mereka? Sedangkan, orang-orang yang mampu membuat hidup lebih seimbang antara kerja, hobi, dan istirahat justru lebih produktif dan sukses dibandingkan yang tidak seperti itu.

Ya, memang tak terlalu mengejutkan, bukan? Banyak studi menunjukkan bahwa bekerja terlalu banyak akan menggiring pada hasil kurang maksimal. Anda pun bekerja layaknya robot, dalam dunia workaholics. Ingin terus seperti itu?

Ketahui waktu terbaik saat anda fokus kerja

Anda adalah manusia yang memiliki sistem kinerja organ sendiri bukan? Tidak seperti kelelalawar atau burung hantu? ;D

Berdasarkan sains, orang cenderung bekerja di waktu terbaiknya ketika temperatur tubuhnya tinggi. Dan setiap orang memiliki waktu berbeda pula saat temperature tubuhnya tinggi.

Bersenang-senanglah baik saat di kantor dan di luar kantor

“Bersenanglah” Terkadang, kita terlalu tenggelam dalam dunia kerja, kita lupa untuk melakukan hal menyenangkan. Studi menunjukkan, jika melakukan hal menyenangkan baik saat di kantor atau di luar kantor, ternyata mampu meningkatkan produktivitas, sekaligus kreativitas. Hasil survei juga menyatakan, 84 persen orang percaya bahwa pekerja yang memiliki rasa humoris lebih dapat bekerja baik.

*berbagai sumber

 

One thought on “5 Cara Realistis Kerja Efisien, Tapi Hasil Maksimal

  1. Kalau lagi kerja di kantor, hampir tidak ada kata ‘senang’ karena banyak kerjaan menumpuk yang harus segera diselesaikan. Selesai yang satu sudah menunggu yang lain. Namun demikian kalau kita nikmati pekerjaan kita dengan senang hati maka akan membuat bahagia.

Leave a Reply

Your email address will not be published.