Ternyata Ini Sejarah Unik Halloween

Banner : Pelajaran Online 1,5 tahun

haloween

Trick or treat? Pasti anda kerap mendengar istilah itu saat menyaksikan film-film Barat yang bertemakan Halloween. Meski bukan merupakan kebudayaan masyarakat kita, agaknya menarik untuk tahu awal mula Halloween yang kerap dirayakan tiap tahun oleh masyarakat Barat setiap 31 Oktober ini.

Ternyata, asal mula Haloween dimulai sejak abad 16 di Irlandia, Skotlandia, dan Wales di mana orang-orang secara door to door dalam sebuah kostum meminta makanan yang akan ditukarkan oleh puisi atau lagu. Orang-orang pada masa itu percaya jika banyak jiwa mati dan cara satu-satunya untuk memahami dan melindungi diri dari roh jahat itu adalah dengan menirukannya. Kaum kristiani saat itu sangat menghormati dan mendoakan jiwa-jiwa halus yang belum mencapai surga.

Pada abad 11, peristiwa itu diadaptasi oleh gereja menjadi tradisi yang dinamakan pemujaan atau ‘souling’ sekaligus menjadi asal mula trick or treating. Anak-anak pergi dari pintu ke pintu, meminta kue ditukar dengan pemujaan pada jiwa-jiwa kerabat yang telah mati. Mereka berpakaian dalam bentuk malaikat, setan, bahkan pendeta.

Memasuki abad 19, pemujaan makin berkembang, di mana anak-anak akan menawarkan lagu, puisi, atau candaan, yang ditukar dengan buah atau uang. Kalimat trick or treat sendiri pertama kali digunakan di Amerika pada tahun 1927, di mana tradisi ini dibawa oleh para imigran ke benua Amerika. Setelah perang dunia II, Halloween makin menyebar menjadi tradisi hari libur di kalangan anak-anak, di mana mulai terbentuk daerah sub-urban yang menjadi tempat aman bagi anak-anak.

Begitu pula dengan kostum yang digunakan, pada masa Viktorian, banyak dipengaruhi oleh tema gotik di literatur, seperti kelelawar, hantu, atau apa pun yang terlihat gotik. Belakangan terakhir, perkembangan kostum dipengaruhi oleh budaya pop dan lebih terlihat bedanya antara wanita dan pria sejak tahun 1970-an.

Sumber: diolah dari telegraph

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.