SB1M Sekolah Blogging untuk Pemula

Banner : Pelajaran Online 1,5 tahun

Bagi anda yang gemar menulis dan berbagi, kegiatan blogging mungkin sudah tak asing lagi dilakoni. Namun, seiring perkembangan dunia digital dan sosial media, makin banyak orang memanfaatkan kegiatan blogging untuk meraup keuntungan.

Sayangnya, tidak semua orang memahami pentingnya menciptakan konten yang tepat dan menarik bagi target audiensnya. Dengan demikian, kegiatan blogging-nya itu tidak bisa berkembang kemana-mana.

Salah satu pembicara tamu SB1M yang juga merupakan blogger, digital marketing expert, sekaligus serial enterpreneur, Andhika Wijaya Kurniawan pernah mengenalkan sebuah konsep yang dinamakan Online Value Proposition (OVP).

Baca ini:  Tips Jitu Kembangkan Bisnis Lewat Blog

Tak bisa dimungkiri memang, jika teknik menulis kreatif dan copywriting kian digandrungi dan semakin naik daun di era berkembangnya pemasaran internet saat ini. Banyak pula para praktisi bisnis yang membuka kelas copywriting, meski latar belakangnya bukan orang marcomm alias (marketing communication) atau sastra. Ya, menulis memang bisa menjadi bakat semua orang kok, dengan syarat harus senang dan rutin dilatih ya.

Copywriting sendiri merupakan salah satu teknik menulis naskah iklan atau promosi yang bertujuan untuk meyakinkan, membujuk, bahkan menimbulkan tindakan agar seseorang mau melakukan sesuatu.

copywriter
Copywriter yang baik adalah mereka yang mampu menjadi storyteller

Jika anda mau jujur, sebetulnya kita semua terkadang harus berada dalam posisi sebagai copywriter lho. Dalam hal bisnis, anda mungkin butuh menulis untuk bahan situs web dan blog atau membuat postingan di sosial media.

Sedangkan, dalam kehidupan sehari-hari, anda harus membujuk anak agar mau makan sayur, meyakinkan teman untuk datang ke pesta anda, atau meyakinkan bos bahwa anda berhak dapat cuti 🙂

Dalam keseharian, kegiatan persuasi semacam itu pasti pernah kita lakukan secara  alamiah, meski kita sendiri sering tak menyadarinya. Sayangnya, di tengah hiruk pikuk antusiasme para pemula untuk belajar menulis dan copywriting, banyak blogger atau internet marketer yang mengabaikan otentisitas dan sifat alamiah itu.

Kecenderungan yang terjadi malah banyak yang sekedar copy paste kalimat copywriting dari buku atau materi-materi singkat di internet, lalu tinggal mengganti brand/merk produk atau jasa yang dijualnya. Akibatnya, apa yang disampaikan menjadi kurang kena di hati target pasar atau audiensnya, sehingga hanya dilewatkan begitu saja.

Nah, sekarang anda mau menjadi penulis konten yang otentik, kreatif dan menjalani passion atau jadi blogger tukang copast? 😉

Baca juga: Di Mana Saja Rezeki Bersembunyi di Era Digital?

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.