Resensi Buku 101 Creative Notes ala Yoris Sebastian

Banner : Pelajaran Online 1,5 tahun

Banyak orang berpikir jika menjadi kreatif adalah bawaan dari lahir. Padahal, menurut praktisi industri kreatif Yoris Sebastian, kreativitas pada dasarnya bisa dilatih dan dipelajari. Maka, setelah resmi merilis bukunya yang berjudul Creative Junkies tahun 2010 lalu, ia kemudian juga meluncurkan 101 Creative Notes berisi tentang 101 cara melatih kreativitas.

Tentu saja, semuanya akan dimulai lebih dulu dari cara berpikir (mindset) seseorang terhadap dirinya. Saya sendiri lupa beli buku ini tahun berapa, tapi saya akan coba merangkum beberapa poin di antaranya cara menjadi kreatif dan tentu saja masih sangat relevan diterapkan saat ini. Apa saja?

Yakin

resensi buku
sumber: pixabay

Seperti yang saya sebut sebelumnya, mas Yoris sendiri bilang bahwa pola pikir menjadi hal utama sebelum berlatih jadi orang kreatif. Mungkin terdengar klise, namun tanpa keyakinan mustahil rasanya kita bisa all out menjalani sesuatu. Menurut Yoris, kalau kita ingin jadi kreatif, kita harus percaya dulu bahwa kita memang kreatif dan punya kemauan untuk itu. Kalau bukan kita sendiri yang percaya, siapa lagi?

Melawan rutinitas

resensi buku
sumber: pixabay

Salah satu cara sederhana untuk belajar kreatif adalah dengan melawan rutinitas. Ya, karena kreativitas dekat dengan sesuatu yang berbeda. Misalnya, mas Yoris sendiri saat mendirikan OMG Consulting, sudah tak rutin lagi ke kantor, tapi mencoba untuk bekerja di tempat-tempat yang berbeda. Cara sederhana lainnya, juga bisa melalui jalan yang berbeda saat berkendara menuju suatu tempat atau pulang ke rumah.

Punya kualitas tidur yang baik

resensi buku
sumber: telegraph

Wah, penting banget ini dan mungkin sering terlupa banyak orang. Rata-rata pekerja kreatif itu identik dengan jam kerja yang tak tentu. Namun, mas Yoris sendiri berupaya agar jam tidur harus tetap dipertahankan 8 jam sehari sebagai syarat tidur yang berkualitas.

Orang kreatif tentu hidupnya harus sehat secara psikis dan fisik. Semakin banyak riset pula yang menunjukkan jika tidur yang cukup pasti akan berimbas pada kreativitas.

Jangan takut berbuat salah

resensi buku
sumber: businessinsider

Mas Yoris menghubungkan attitude “takut salah” ini dengan sistem pendidikan kita yang cenderung mengelu-elukan ranking dan nilai sempurna. Padahal, menurutnya, untuk menjadi kreatif pasti selalu ada kemungkinan salah atau risiko meleset.

Gara-gara “takut salah” akhirnya kebanyakan orang hanya bermain yang aman-aman saja. Maka, mulai beranikan diri keluar dari zona aman, namun tetap memperhitungkan risiko dengan komposisi 70:20:10, di mana untuk ide yang risikonya tinggi cukup diletakkan di angka 10 persen saja.

Datang seminar dan belajar keterampilan baru

resensi buku
sumber: dish design

Saya juga sepakat sama mas Yoris bahwa datang ke acara seminar bisa menambah inspirasi. Meski, topik yang dibahas bukanlah sesuatu yang baru-baru amat, berdasarkan pengalaman pribadi, biasanya lewat seminar bisa mendapat insight baru dari pengalaman orang lain yang tak bisa didapat dari sekedar browsing atau baca buku.

Tak lupa, belajar keterampilan baru, seperti melukis atau fotografi juga bisa melatih kreativitas. Bukan bermaksud untuk jadi ahli, tapi minimal kita sudah berani menantang diri sendiri untuk melakukan hal berbeda.

Cari “WHY” ala kamu

resensi buku
sumber: businessinsider

“Before you jump it, take a deep breath and remind yourself why you’re doing this. Obsess why you do anything,”- Robert Wong Executive Creative Director Google Creative Lab-

Hal ini pun diamini mas Yoris di mana salah satu faktor menghasilkan kreativitas yang hebat adalah tahu alasan mengapa kita harus melakukannya. Baginya, setiap gagasan, produk, brand, peraturan pastinya ada good reason behind it. Kenapa harus dibuat seperti itu?

Nah, apa Why versi kamu?

Itulah sebagian poin penting yang saya kutip dari 101 Creative Notes, buat yang mau tahu lebih dalam, silahkan beli bukunya sendiri yah hehe…. 🙂

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.