Mengintip Sensasi Menginap di Mars ala Sun City Camp

Banner : Pelajaran Online 1,5 tahun
suncitycamp
sumber: cnn

“Lapang, menggema, layaknya ciptaan Tuhan.” Itulah sekelumit gambaran Tanah Arab dalam biografi T.E Lawrence, seorang arkeolog Inggris, tentara, sekaligus penulis yang menginspirasi sebuah film lawas tahun 1962 silam, “Lawrence of Arabia”, di mana juga menjadi potret Wadi Rum.

Angin bertiup kencang, membuat desiran pasir berwarna cokelat oranye di kawasan gurun Yordania itu begitu terasa. Seperti yang kita lihat, pemandangan gurun ini benar-benar membuat kita seolah berada di dunia lain.

suncitycamp
sumber: hayo.co.id

Jika kamu pernah menonton salah satu episode Primal Survival di gurun Sahara, mungkin semua bisa membayangkan betapa kerasnya kehidupan padang pasir. Tapi, suasana gurun yang terkesan menyeramkan pun tetiba sirna kala kita melihat deretan bangunan berbentuk kubah dengan interior yang begitu ciamik. Bangunan yang bernama Sun City Camp ini ternyata terinspirasi dari sebuah film blockbuster nominasi Oscar 2015, The Martian yang menggambarkan kehidupan di Mars yang liar.

Tak heran, jika hotel futuristik berkonsep kemah gurun yang menawarkan pengalaman menginap di Mars ini  mendapat perhatian dari kaum jetset dunia. Bahkan, CEO  SpaceX, Elon Musk juga turut membagi pengalamannya saat menginap di kubah ala Martian ini di Instagram.

Saat masuk ke dalam kubah, para pengunjung dapat melihat seluruh pemandangan padang pasir dari dalam. Kubah-kubah ini berbentuk layaknya perkemahan dengan dinding kaca dan interior menyerupai pesawat luar angkasa.

 

sun city camp
sumber: tripadvisor

“Daripada susah payah mencapai Mars, lebih baik kalian datang ke sini, Wadi Rum,”kata CEO dan owner Sultan Al-Nawafleh.

Untuk biaya menginap per malam sebesar 320 dolar termasuk sarapan dan makan malam, rasanya cukup worthed mengingat tiap kubah berukuran 40 meter persegi ini dapat ditinggali hingga 4 orang. Di dalamnya, lengkap terdapat fasilitas toilet dan shower, AC, serta  serambi pribadi.

suncitycamp
sumber: agoda

Menurut Al-Nawafleh, para pengunjung di sini tak hanya merasakan sensasi kemewahan di atas padang pasir, tapi mereka juga dapat menikmati pengalaman terbaiknya di Wadi Rum, dengan menatap bintang-bintang bersinar di langit malam hari.

Saya ingin agar para tamu bisa menikmati keindahan alam Wadi Rum di malam hari. Bintang-bintang di sini luar biasa, dan kesunyian di gurun ini sungguh menakjubkan,”ujarnya.

suncitycamp
sumber: cnntravel

Para tamu yang menginap di sana pun juga dapat melakukan aktivitas lain, seperti mengendari unta atau kuda, petualangan jeep, naik balon udara, serta panjat tebing. Semua aktivitas ini dioperasikan oleh orang lokal Bedouin yang menempati kawasan padang pasir dengan gaya hidup semi nomaden.

“Bagi suku Bedouin, hotel ini menjadi sumber pendapatan baru untuk tetap melestarikan tradisi dan budaya mereka yang selama ini dibanggakan,”kata Al Nawafleh.

suncitycamp
sumber: suncitycamp

Pengusaha yang doyan traveling ini juga tampaknya tak puas hanya membangun kubah ala kemah gurun ini di Yordania. Kini, ia pun tengah melakukan diskusi dengan pemerintah Saudi Arabia dan Oman untuk mentransfer konsep hotel kemah ini ke kawasan padang pasir mereka.

Buat yang enggan liburan pakai cara biasa aja, Sun City Camp worthed banget nih buat jadi bucket list 🙂

 

Diolah dari Cnn Travel

Leave a Reply

Your email address will not be published.