Mengenal Muniba Mazari, Si Pengidap Lumpuh dengan Deretan Prestasi

Banner : Pelajaran Online 1,5 tahun

Orang-orang menjulukinya sebagai wanita besi Pakistan. Dia adalah Muniba Mazari, seorang artis, model, aktivis, host televisi, dan motivator yang seumur hidupnya harus duduk di kursi roda lantaran kecelakaan mobil yang dialaminya saat berusia 21 tahun.

Hatinya hancur kala harus menerima kenyataan pahit, terlebih ketika dokter mengatakan bahwa dirinya tidak akan pernah punya anak seumur hidup akibat kondisi gangguan kesehatan yang ditimbulkan pasca kecelakaan.

Namun, apa yang dilakukan Muniba selama hampir 10 tahun hidupnya setelah kecelakaan tragis itulah yang kemudian menginspirasi begitu banyak orang agar bisa menghargai diri sendiri. Dalam setiap sesi pidatonya ia mengatakan, di tengah segala kekhawatiran dan keraguan dalam hidup, terkadang manusia sering lupa betapa istimewanya hidup yang Tuhan berikan pada beberapa aspek tertentu.

Meski memiliki kekurangan, Muniba terbilang banyak menoreh prestasi, seperti menjadi perwakilan pertama Pakistan untuk UN Women Pakistan, satu dari 30 under 30 Forbes 2016 kategori media dan marketing serta masuk daftar Top 100 Women BBC tahun 2015.

Tak hanya itu, wanita berparas rupawan ini juga ditunjuk sebagai Brand Ambassador The Body Shop dan Chugtai Lab, serta model untuk Tony & Guy. Kini, ia aktif merintis brand sendiri, Muniba’s Canvas dengan tagline-nya “Let your Walls Wear Colors”.

muniba mazari
sumber: dawn

Menurut wanita lulusan seni rupa ini, kehidupan akan selalu memberi tantangan di mana pun, kapan pun, namun semua akan kembali pada manusianya, bagaimana menghadapinya, bagaimana mengatasinya, dan bagaimana mengubah suatu kekurangan justru menjadi sebuah keberuntungan.

“Kita semua tahu itu adalah kata-kata besar, yang lebih mudah diucapkan ketimbang dijalankan. Kita tahu baik kecil atau besar, kita tidak bisa menghakimi penderitaan orang lain, namun kekuatan itu tentu akan kembali pada masing-masing,”ujarnya dalam TED Talks.

Lahir di tengah keluarga yang sangat konservatif, Muniba menikah di usianya yang masih belia 18 tahun, atas permintaan sang ayah, meski tidak pernah merasa bahagia dalam pernikahannya. Namun, Muniba mengungkapkan, bahwa apa yang bisa kita lakukan adalah membawa cerita inspiratif kepada orang lain meski kesulitan melanda hingga kemenangan itu datang. Tentunya dengan konsisten melakukan hal terbaik yang dimiliki.

Pertanyaan selanjutnya, kenapa saya masih diberi kehidupan? Karena hanya kamu yang dapat mengubah hidupmu sendiri.  (maloomat/TED)

Simak penggalan pidato Muniba yang rasanya mau bikin nangis 🙁

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.