Laperma Platinum Solusi Cerdas Cara Mengatasi Anak Susah Makan

Banner : Pelajaran Online 1,5 tahun

Mengatasi anak yang enggan makan memang susah susah gampang, namun sebagai orang tua sudahkah anda benar-benar memahami alasan dan faktor penyebab di balik itu? Karena, tak jarang banyak orang tua yang merasa kesal dan putus asa ketika menghadapi si kecil yang kerap “ngeyel” saat waktu makan tiba.

Tentu saja, hal ini akan membuat orang tua mana pun merasa khawatir. Terlebih, saat usia pertumbuhan sudah semestinya seorang balita mendapat asupan gizi lebih banyak dibanding saat masih bayi. Makin banyaknya aktivitas yang dilakukan, pastinya akan membutuhkan lebih banyak asupan nutrisi untuk perkembangan otak dan fisiknya.

Berdasarkan kajian ilmiah, anak mulai mendapat asupan makanan tambahan dan susu pendamping ASI biasanya pada usia 6-7 bulan. Namun, seiring pertambahan usia, maka porsi makannya juga lebih besar daripada hanya sekedar diberi ASI. Dalam satu hari, balita yang berusia minimal 9 bulan atau lebih, mestinya mendapat tiga jenis makanan dalam sehari, yaitu makanan padat, susu tambahan pendamping ASI, serta ASI sendiri.

Itulah mengapa selain diperlukan kesabaran, para orang tua yang memiliki anak susah makan harus kreatif melakukan berbagai upaya. Namun, sebelum melakukan upaya antisipasi, ada baiknya para orang tua juga mengetahui faktor penyebab mengapa anak susah makan.

Di antaranya, si anak tidak pernah benar-benar lapar, mulai punya selera terhadap rasa, alergi makanan, sedang sakit, terlalu banyak diberi camilan manis dan gurih sehingga selalu merasa kenyang, bosan atau tidak suka dengan tekstur, aroma, bahkan tampilan makanan yang disajikan.

Nah, jika anda sudah mampu mengidentifikasi salah satu faktor penyebabnya, berikut adalah beberapa cara mengatasi anak susah makan yang bisa anda lakukan;

Kombinasikan rasa makanan

Seiring bertambahnya usia, anak biasanya mulai memiliki selera pada rasa makanan tertentu. Maka, ada baiknya anda mulai mengombinasikan aneka rasa pada makanannya, seperti asin, asam, dan manis secara pas sehingga lebih menggugah selera. Jangan lupa, untuk membuat variasi hidangan baik dari jenis olahan makanan maupun penyajiannya.

Pilihan ragam peralatan makan

Tidak hanya olahan hidangan atau cara penyajian saja yang harus variatif, kreatif dan menarik, namun juga pilihan peralatan makannya. Anda bisa menggunakan peralatan makan dengan bentuk-bentuk lucu dan warna warni menarik favorit si anak.

Buat suasana makan menyenangkan

Bila anak tidak bisa diam, membuat suasana makan yang menyenangkan juga sebenarnya bisa menjadi solusi alternatif yang bisa membantu. Jika memang anak anda suka makan sambil bermain mobil-mobilan, boneka atau lainnya, kenapa tidak? Selama dia lahap menyantap makanannya dan merasa nyaman dengan kondisinya.

Hindari memberi camilan gurih

Terkadang, jika orang tua sudah putus asa dengan anaknya yang mengalami susah makan, si anak kerap diberikan camilan gurih yang cenderung membuat efek rasa kenyang. Padahal, untuk memenuhi asupan gizi yang baik, anda harus menghindari kebiasaan memberi camilan gurih yang kurang menyehatkan.

Jika anak kurang berselera dengan nasi, mungkin anda bisa memberi asupan alternatif lain, seperti makaroni atau jagung dengan tambahan variasi sayuran, buah atau olahan daging. Hindari pula, memberi susu terlalu banyak, karena cara ini justru akan mematikan selera makannya. Bagaimana pun juga, makanan padat sangat penting bagi pertumbuhan kemampuan motorik anak.

Beri vitamin atau suplemen makanan

Cara cerdas lainnya adalah, anda bisa memberi si anak vitamin atau suplemen makanan untuk menutupi kekurangan asupan gizi tertentu apabila dia susah makan. Pastikan anda berkonsultasi dengan orang yang ahli di bidang kesehatan agar bisa memberikan suplemen yang tepat. Pastikan pula, anda memberi suplemen yang berasal dari sumber nabati atau hewani yang terjamin kemurnian dan kualitasnya.

laperma platinum

Apa itu Laperma Platinum?

Bicara soal suplemen nutrisi yang baik bagi tumbuh kembang dan daya tahan tubuh anak, Laperma Platinum  bisa menjadi solusi cerdas untuk mengatasi anak anda yang susah makan. Terbuat dari Madu Afis Mellifera, sari ikan salmon, temulawak, temu ireng dan dan berbagai bahan herbal berkualitas, tanpa pengawet Laperma™ Platinum mampu mencegah datangnya penyakit, serta memberi efek rasa bugar dari dalam tubuh.

Berikut adalah beberapa khasiat bahan baku utama madu yang terdapat dalam Laperma Platinum;

Pemanis alami; Sudah bukan rahasia, jika madu telah dimanfaatkan sekian ratus tahun lamanya oleh manusia sebagai pemanis alami yang menyehatkan bagi tubuh. Kandungan fruktosa dalam madu membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna, sehingga tidak menyebabkan kadar gula dalam tubuh naik cepat seperti pemanis gula. Memberi madu pada makanan anak sebagai pemanis alami akan memberinya energi untuk jangka waktu yang lebih lama pula.

Asam animo dan antibiotik; Kandungan asam amino esensial dalam madu tentunya sangat baik bagi tumbuh kembang fisik balita. Tak hanya itu, kandungan antibiotik di dalamnya juga mampu melawan serangan berbagai patogen penyebab penyakit, sehingga daya tahan tubuh anak tetap terjaga dan tak mudah sakit.

Mempercepat proses penyembuhan luka; Berdasarkan sebuah penelitian, madu ternyata mampu mempercepat proses penyembuhan luka pada balita serta mengurangi risiko terjadi infeksi.

Membantu penyembuhan batuk; Masa anak-anak sangat rentan terhadap berbagai penyakit, terutama serangan flu dan batuk ringan. Tahukah anda, jika kandungan madu juga memiliki manfaat meredakan peradangan pada tenggorokan dan meminimalkan rasa sakit dan kesulitan menelan saat batuk?

Bagaimana, sudah memutuskan untuk memberi suplemen yang tepat bagi balita anda? Laperma Platinum tentunya bisa menjadi solusi cerdas anda 🙂

 

Dok. Berbagai sumber/laperma

Leave a Reply

Your email address will not be published.