Kisah Di Balik 7 Lagu Taylor Swift yang Asyik dan Keren

Banner : Pelajaran Online 1,5 tahun
taylor swift
Dok. People

Nama penyanyi dan penulis lagu asal AS, Taylor Swift memang tak pernah berhenti berkibar belakangan tahun ini. Memulai karir sejak tahun 2006, saat dirinya masih berusia 17 tahun, sepanjang karirnya ia pun telah banyak mencetak top hits di mana banyak memenangi penghargaan musik bergengsi dunia.

Hal itu menjadikan karir kekasih Calvin Harris ini begitu cemerlang di industri musik sekaligus menjadi penyanyi wanita papan atas dunia. Setelah bersinar di ajang Grammy lalu, nama Taylor Swift kembali mendominasi nominasi Billboard Music Awards 2016 yang bakal digelar di Las Vegas, 22 Mei nanti.

Di ajang Billboard, Taylor masuk 8 nominasi kategori, termasuk memperebutkan penghargaan untuk top female artist di mana namanya akan bersaing ketat dengan Adele, Ariana Grande, dan Rihanna.

Nah, berikut adalah beberapa lagu top milik Taylor yang asyik dan gak pernah bosan didengar, di antaranya memiliki fakta atau kisah unik yang melatarbelakanginya baik tentang cinta atau persahabatan. Apa saja itu? Cek yuk 🙂

We are never getting back together

Ini adalah lagu Taylor yang pertama kali saya dengar 😀 Lagu ini sangat populer dalam dua minggu sejak dirilis. Lagu yang terdapat dalam album “Red” ini juga dinominasikan sebagai “Record of the Year” di ajang Grammy sekaligus menjadi single yang tercepat penjualannya dalam sejarah digital versi Guinness World Records. Banyak orang berpikir bahwa lagu ini memang ditujukan untuk mantan kekasih Taylor, Jake Gyllenhaal 😉

Dear, John

Mantan kekasih Taylor Swift,  John Mayer pun pernah merasa dipermalukan karena lagu ini. Yup, secara umum lagu ini bercerita mengenai pahitnya pengalaman patah hati dalam sebuah hubungan. Secara umum, lagu ini adalah ungkapan perasaan Taylor yang telah sepenuh hati mencintai dan mempercayai seorang pria, namun pria tersebut tak membalas cintanya 🙁

Red

Irama lagunya sangat energik dan bersemangat, namun siapa sangka jika lagu ini justru menggambarkan rasa kesedihan hati yang mendalam. Taylor mengatakan, bahwa lagu ini menggambarkan hubungan yang pernah dijalaninya di masa lalu, kemudian terjadi hal buruk, namun juga ada hal baik terjadi di waktu yang sama.

Warna “RED” dianggapnya mampu menggambarkan perasaan berbeda yang ia lalui di masa itu. Album “Red” sendiri merupakan salah satu album Taylor Swift yang juga cukup sukses dan menjadi best selling album.

22

Dalam wawancaranya dengan Billboard Magazine, Taylor mengatakan, jika usia 22 merupakan tahun favorit dalam hidupnya. “Saya menyukai kemungkinan bagaimana kita belajar, ketika kita tak tahu apa pun, namun sebetulnya kita tahu sesuatu.

“Di masa itu, kita mungkin sudah agak terlambat untuk memulai rencana hidup, namun sebetulnya kita masih cukup muda untuk menggali hal-hal yang belum terjawab,

”Terkadang, kita merasa bisa bebas sebebas-bebasnya, namun juga merasa takut, lalu membiarkan semuanya terjadi,” Saat di usia 22 tahun, banyak hal yang saya pelajari,”katanya.

Lalu, apa arti usia 22 tahun versi anda? 😉

Blank space

Bukan Taylor Swift jika tidak mencipta lagu berdasarkan luapan perasaan terdalamnya J Dan, kali ini, lagu Blank Space dalam album 1989 ini merupakan sindiran yang dipersembahkan bagi para media yang kerap memotret kehidupan cintanya dari satu sisi, bahkan terlalu berlebihan. Di lagu ini ada sebuah lirik “boys only want love, if it’s torture” ditujukan bagi koran Inggris The Sun yang pernah mengutip: “I was thinking about this,”she said. “Boys only want love if it’s torture and a constant chase. Men want love if it’s real, right, healthy, and consistent.” 😀

Bad Blood

Banyak orang menduga kisah di balik lagu yang digarap bersama Kendrick Lamar berikut ini. Sebelum lagu ini dibuat, pertikaian antara Taylor dan Katy Perry sempat merebak dan mewarnai pemberitaan media massa. Usut punya usut, Katy Perry disebut-sebut telah merebut penari latar Taylor. Tak heran, jika Bad Blood sempat menjadi single paling kontroversial di album 1989 🙂

New Romantics

Lagu Taylor yang agak berbeda dari biasanya ini adalah single bonus dari edisi deluxe 1989. Tema lagu ini sendiri mirip-mirip dengan mega hit Taylor sebelumnya berjudul “Shake it Off” yang lebih matang dan mulai move on dari kisah romantisme bak cerita dongeng.

Kesan itu pun tergambar dari lirik berikut;

Cause, baby, I could build a castle/ Out of all the bricks they threw at me” and “We are too busy dancing/ To get knocked off our feet.”

*Berbagai sumber/buzzfeed

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.