Berani Bermimpi lewat “The Nekad Traveler”

Banner : Pelajaran Online 1,5 tahun

Di antara banyaknya film baik asing maupun lokal yang tengah tayang belakangan terakhir ini, The Nekad Traveler menjadi salah satu film bergenre drama komedi yang sangat layak tonton untuk mengisi waktu luang kita pekan ini.

Berawal, dari sebuah blog sederhana seorang gadis biasa yang memiliki daftar impian yang ingin dijalani sebelum menikah, cerita pun berkembang menjadi buku sebanyak 13 seri dengan judul yang sama “The Naked Traveler”. Buku  ini kemudian menjadi best seller dan menginspirasi begitu banyak anak muda untuk meraih mimpi yang sama dengan menjelajah dunia.

Trinity, adalah seorang gadis biasa yang penuh gairah untuk memenuhi satu per satu bucket list yang sudah ia rencanakan dalam jurnal harian pribadinya. Percaya dengan konsep “semesta mendukung”, beberapa daftar impiannya itu pun memang berhasil ia capai satu per satu.

Meski demikian, ada kegundahan dalam dirinya selama menjalani semua pengalaman mengagumkan menjelajah belahan dunia. Padahal, pencapaian semacam itu  bisa dibilang jarang-jarang dirasakan oleh kebanyakan anak muda yang kerja kantoran plus gaji  gak gede-gede amat pula.

Mood booster

nekad traveler movie

Dalam film garapan sutradara Rizal Mantovani ini, peran Trinity dimainkan cukup apik oleh aktris muda berbakat Maudy Ayunda. Karakternya yang kuat dan berani mampu menghipnotis penonton untuk tidak cepat putus asa saat banyak masalah menghadang.

Secara umum, film ini cukup menghibur dan mampu memberi mood booster bagi penonton, meski ada beberapa kejanggalan yang cukup dirasa dalam plot cerita.  Sosok bos Trinity yang tegas dan terkesan congkak sangat apik diperankan Ayu Dewi sekaligus mampu memberi penyegaran selama berlangsungnya film. Sayangnya, peran Paul yang dimainkan Hamish Daud sebagai partner travelling Trinity tidak dieksplor terlalu dalam, sehingga terkesan kurang greget.

nekad traveler movie
Rammang Rammang menjadi salah satu lokasi indah di Makassar yang dijelajah Trinity. Keren banget 🙂 dok. arsy

Saya sendiri sebenarnya cukup berharap, jika film ini bisa menampilkan lebih banyak lokasi-lokasi wisata baik di Indonesia maupun luar negeri dengan lebih menggali pengalaman yang lebih unik dan tak biasa serta mengedepankan pesan-pesan tertentu.

Memang cukup dimaklumi lantaran durasi film yang terbatas, pastinya ruang yang bisa diisi pun lebih sempit baik untuk pendalaman karakter, penajaman konflik, maupun pemilihan lokasi film. Berhubung saya sendiri belum pernah membaca bukunya, secara umum, saya akan beri nilai 4 dari 5 untuk film ini, not bad lah…😉

Menemukan jalan baru

30 paspor di kelas sang profesor
Let’s get lost!

Satu hal yang pasti, kisah Trinity ini juga mengingatkan saya pada sebuah buku menarik karya JS Khairen, berjudul 30 Paspor di Kelas Sang Profesor. Buku ini berisi pengalaman-pengalaman menarik, lucu, sekaligus menantang para mahasiswa/mahasisiwi Guru Besar FEUI Rhenald Kasali menjelajah sebuah negeri yang sangat-sangat asing.

Semakin “nyasar’ artinya semakin “pintar”. Dahsyat, saya sendiri mungkin belum punya nyali sebesar itu, kalau harus benar-benar pergi sendirian ke negeri antah berantah.

Ketika berada dalam kondisi itu, hanya ada dua situasi batin yang dihadapi yakni terasing sekaligus tertantang. Dengan kondisi terasing, anak-anak muda ini tentunya punya ruang lebih banyak untuk membangun karakter diri yang lebih kuat.

Perjalanan adalah sebuah proses, bukan perhentian terakhir. Jangan salah, berkat satu perjalanan yang mungkin saja bisa “gagal”, otak kita pun akan lebih terbuka sekaligus mampu menumbuhkan keyakinan baru. Be the climbers, not campers or the quitters 🙂

Seorang pelaut tangguh yang namanya menjadi sangat terkenal karena menemukan benua Amerika, Christopher Columbus pun berfilsafat “Kalau saya tak pernah mau kesasar, kalian tak akan pernah menemukan jalan baru”.

“The future belongs to those who believe in the beauty of their dreams”-Eleanor Roosevelt-

Life is so short, so what’s stopping you to pursue your dream?

Leave a Reply

Your email address will not be published.