8 Perusahaan yang Tak Syaratkan Lagi Ijazah Pelamar Kerja

Banner : Pelajaran Online 1,5 tahun

Sekian lama, banyak generasi muda yang terdoktrin bahwa ijazah pendidikan formil adalah segala-galanya dalam hidup mereka termasuk sebagai jaminan diterima di perusahaan papan atas. Namun, tak bisa dimungkiri jika banyak orang yang bisa sukses meski tanpa ijazah pendidikan formil.

Di Amerika Serikat (AS) sendiri, ternyata banyak rakyatnya dihadapkan pada persoalan waktu dan uang untuk bisa meraih gelar di perguruan tinggi. Meski begitu, bukan berarti prospek pekerjaan dan karir menjadi hilang sama sekali.

Seiring berjalannya waktu, mulai banyak perusahaan yang menawarkan posisi pekerjaan dengan bayaran yang baik tanpa mensyaratkan ijazah sekolah formil atau perguruan tinggi.

“Ketika kita melihat orang-orang yang tak mampu sekolah, dan ingin membuka jalan sendiri, mereka sebetulnya adalah orang-orang yang luar biasa. Kami merasa perlu melakukan sesuatu,”kata mantan SVP Google of People Operations Laszlo Bock.

Dilansir dari Glassdor, Managing Partner untuk talent Ernst & Young Maggie Stilwell mengatakan, kualifikasi akademik pastinya tetap dibutuhkan untuk beberapa posisi penting, namun tak semestinya lagi menjadi halangan untuk melangkah.

Google dan EY adalah dua perusahaan bergengsi dunia yang mulai menyadari di mana kecerdasan intelektual sama pentingnya dengan etos kerja, keberanian, dan talenta. Berikut adalah beberapa perusahaan lainnya yang dipertimbangkan untuk melamar kerja. Tertarik? 🙂

 

1. Google

Apa kata karyawan? Di sini, terdapat ragam jenis pekerjaan dari mulai jurnalisme independen (Google Project Shield), berkumpulnya para ahli kecerdasan artificial, hingga beberapa proyek di bidang periklanan. –Engineer-

2. Ernst & Young (EY)

Apa kata karyawan? Inilah tempat yang betul-betul peduli pada sumber daya manusia dan secara berkala selalu membuat improvisasi untuk pengalaman yang lebih baik bagi kami. –Former Employee-

3. Penguin Random House (PRH)

Apa kata karyawan? Sebagai perusahaan besar, keuntungan yang diberikan (PRH) buat kami sangat menarik. Kami bisa belajar hal-hal besar di industri ini di mana PRH merupakan satu di antara sedikit penerbit di dunia. Atasan kami juga bisa menjadi mentor yang baik.

4. Whole Foods

Apa kata karyawan? “Otonom, kebebasan menjadi kreatif, makanan gratis setiap hari, bekerja dengan banyak orang hebat, dan pelanggan serta bayaran yang selalu tepat waktu.

5. Apple

Apa kata karyawan? Perusahaan ini luar biasa. Tak ada batasan bagi kami untuk mengembangkan peluang. Kami bekerja dengan orang-orang keren dan pemimpin yang peduli dengan perkembangan kami –Current Employee-

6. Nordstrom

Apa kata karyawan? Sangat senang bekerja paruh waktu di sini, sekaligus sebagai murid. Bayaran selalu tepat waktu, dan jumlahnya diakumulasi sesuai seberapa keras kita bekerja. Banyak insentif yang diterima, misalnya baju gratis atau bahkan dalam bentuk uang. Para manajer juga sangat fleksibel terhadap kehidupan personal dan jam kerja. –Former Sales Associate-

7. Home Depot

Apa kata karyawan? Perusahaan ini tak punya pedoman moral yang padat, mereka juga tidak mengorbankan etika hanya untuk diskonan. Mereka mempekerjakan banyak orang untuk ragam divisi dan mengembalikan manfaatnya ke masyarakat. Meski, mereka juga mendorong para karyawan mencapai target, namun mereka cukup realistis terhadap apa dan tidak yang bisa dicapai. –Current Merchandising Execution Associate-

8. Chipotle

Apa kata karyawan? Makanan gratis selama tugas shift, dan 50 persen diskon untuk makanan yang dibawa pulang. Kami bisa dengan mudah meminta waktu untuk libur, sangat fleksibel. Kami juga bisa belajar banyak hal di berbagai posisi. Inilah tempat kita untuk bertumbuh. –Former Employee-

Sumber: Glassdor

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.