7 Tas Clutch Terunik untuk Tren 2016

Banner : Pelajaran Online 1,5 tahun

Buat sebagian besar wanita, tas tangan yang digunakan bukan hanya untuk alasan fungsional saja. Telah lama, peran sebuah tas beralih menjadi aksesori untuk melengkapi keseluruhan penampilan. Bahkan jadi barang fesyen wajib punya yang bisa merepresentasikan karakter, status sosial, hingga selera mode sang pemilik-nya.

Bisa anda bayangkan, apa jadinya pegelaran red carpet tanpa kehadiran tas clutch yang biasa dibawa para selebriti wanita untuk melengkapi gaun malam mereka?

Aksesoris malam ini telah menjadi budaya sejak tahun 1920-1930-an, ketika para sosialita Hollywood mulai menampilkan tas struktur tanpa pegangan tangan saat momentum istimewa.

“Para wanita tak menginginkan jika pegangan/rantai tas menutupi siluet gaun mereka,”kata Ellen Gold-Lynch, profesor dan pendiri the Accessories Design Department at the Fashion Institute of Technology.

Pada era tersebut, juga bermunculan para desainer yang merilis koleksi clutch malam yang mewah, seperti Van Cleef & Arpels dengan minaudiere (dalam bentuk metal cigarette case), Tifanny & Co., Cartier, dan Chaumet.

Pemakaian material yang mahal, seperti metal, kristal, berlian, bakelit, produksi yang terbatas serta pembuatannya yang artisan, maka tak heran jika clutch karya para desainer ini berharga tinggi.

Berikut ini adalah beberapa koleksi clutch desainer yang unik dan eksklusif masa kini, namun bagi anda para wanita, rasanya mesti merogoh kocek lumayan dalam jika ingin memilikinya 🙂

Judith Leiber

judith leiber
Judith Leiber ‘Hot Air Balloon’ clutch untuk musim semi 2016 ($4,995). Photo: Judith Leiber

Judith Leiber adalah label aksesoris yang fokus pada desain tas malam eksklusif yang sudah didirikan sejak tahun 1963. Tercatat, beberapa nama populer, seperti Mamie Eisenhower, Nancy Reagan, dan Barbara Bush merupakan pelanggannya. Direktur kreatif Judith Leiber Jana Matheson mengatakan, Judith Leiber masa kini mulai menggunakan material baru seperti, kulit eksotis, resin, dan satin dengan mengembangkan konstruksi baru pula.

Edie Parker

tas pesta unik
Edie Parker untuk ‘Flavia’ clutch ($1,995). Photo: Edie Parker

Meski sang pendiri Brett Heyman tak memiliki pengalaman desain, kecintaannya pada desain, vintage, dan fesyen berhasil membantunya menciptakan clutch yang cukup diperhitungkan di pasaran. Ia dengan bangga membuat clutch dari acrylic yang dibuat tangan di AS dengan menggunakan teknik ala tahun 1960-an. Pengerjaan dilakukan di sebuah pabrik di New Jersey, lalu dikirim ke Illnois untuk difabrikasi menjadi clutch cantik yang siap dipasarkan di ritel.

Nathalie Trad

tas pesta unik
Nathalie Trad ‘Murray’ clutch musim semi 2016 ($1,550). Photo: Nathalie Trad

Desainer yang pernah menempuh studi di Paris dan New York ini, mulai mendirikan labelnya di tahun 2013 saat pindah ke Dubai. Ia memulai desain bagian clutch dengan material pilihan, dan dikembangkan dengan bahan metal dan kayu. “Ketika anda menciptakan clutch, selalu ada ruang untuk membuatnya spesial. Saya ingin clutch yang dibuat terlihat seperti perhiasan, ”katanya.

Kotur

tas pesta unik
Kotur ‘Simone Merrick’ clutch untuk pre-musim semi 2016 ($995). Photo: Kotur

Ketika keluarga Fiona Kotur pindah ke Hong Kong di tahun 2002, desainer ini mulai berpikir bahwa mungkin saatnya ia meluncurkan brand sendiri. Dua tahun kemudian, berdirilah brand Kotur yang kemudian mulai ekspansi membuat sepatu dan tas, meski banyak selebriti masih memfavoritkan clutch-nya. Ciri-khasnya adalah membuat intrpretasi modern #getsmartbag.

Rauwolf

tas pesta unik
Rauwolf ‘Constantinople’ clutch untuk musim semi 2016 ($1,980). Photo: Rauwolf

Desainer berbasis di New York Kristine Johannes memulai brandnya Rauwolf sejak tahun 2012. Ketika sebagian desainer memilih konsep masa lampau atau sejarah untuk inspirasi membuat koleksi, Johannes justru melihat masa depan sebagai sumber inspirasinya. Menurutnya, sebagai desainer, anda punya tanggung jawab untuk melakukan invovasi. Meski hanya dengan material yang simpel, anda harus mampu keluar dengan konsep baru, dan tentu saja itu bukan proses mudah.

Lee Savage

tas pesta unik
Lee Savage ‘Broken Space’ clutch musim semi 2016 ($1,695). Photo: Lee Savage

Lee Savage adalah sebuah label yang didirkan tahun 2013, karya-karyanya banyak terinspirasi dari seni modern dan arsitektur. Savage juga mengatakan, koleksinya belakangan terakhir lebih memasukkan detil kulit dan metal.

Serpui

serpui
Serpui ‘Blair Garden’ clutch musim semi 2016 ($220). Photo: Fernando Freire and Renato Pagani/Serpui

Label yang didirikan Serpui Marie tahun 2000 ini terinspirasi dari koleksi aksesoris bebatuan sang ibunda desainer yang lahir dan besar di Sao Paulo, Brazil ini. Brand ini memiliki ciri khas material yang alami, seperti jerami yang dibentuk menjadi sebuah tas clutch yang pas digunakan pada musim panas guna melengkapi penampilan.

Fashionista.com

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.