7 Aplikasi Travel untuk Mudahkan Hidup Para Petualang

Banner : Pelajaran Online 1,5 tahun

Baik kamu seorang pekerja freelance, pekerja jarak jauh, atau pelancong tak bisa dimungkiri pastinya tidak akan bisa jauh dari perangkat mobile di sisi. Mengunjungi sebuah kota atau tempat baru tentunya dibutuhkan persiapan matang, salah satunya adalah dengan memasang beberapa aplikasi travel bantuan di ponsel pintar kamu. Inilah makanya, inovasi dan teknologi sangat pantas menerima pengakuan untuk membuat hidup para petualang lebih mudah dan mengasyikkan saat mengelilingi dunia. Berikut beberapa di antaranya:

1. Airbnb

Apa yang membuat Airbnb begitu istimewa adalah mereka tidak memiliki bangunan tempat tinggal, namun menjadi satu-satunya penyedia akomodasi terbesar sejak berdiri tahun 2008. Pertumbuhan mereka sangat pesat di mana layanannya secara luas digunakan oleh para backpacker dan pelancong kasual di seluruh dunia. Kamu pun bisa menemukan aneka tipe akomodasi, dari mulai vila mewah sampai rumah minimalis dengan aplikasi satu ini sesuai kebutuhan.

2. Uber

Seperti halnya Airbnb, Uber juga mengalami perkembangan substantif di industri perjalanan. Uber menjadi begitu populer di mana pemerintah pusat dan lokal, terutama di New York, AS dan Prancis berupaya mengintervensinya agar tidak berkembang terlalu masif. Sayangnya, dengan operasi di lebih dari 300 kota dan 68 negara di seluruh dunia, tampaknya eksistensi Uber terus berlanjut.

Aplikasi travel ini dinilai banyak orang lebih murah dan aman dibanding menumpang taksi konvensional. Misalnya, saat berada di Lima, Peru, rata-rata sopir taksi di sana meminta harga lebih mahal, bahkan kerap kali terjadi perampokan pada penumpang.

3. Google Translate

Siapa orang di zaman sekarang ini yang hidupnya tidak bergantung pada Google? Salah satu produk Google yang bisa diandalkan adalah aplikasi penerjemah alias Google Translate. Terlebih, jika kamu bepergian ke luar negeri, di mana mayoritas masyarakatnya menggunakan bahasa lokal. Dengan Google translate, maka kita bisa menerjemahkan percakapan yang direkam dengan speaker ponsel bahkan menerjemahkan gambar teks dan simbol.

4. HostelWorld

Hostel dikenal merupakan akomodasi yang murah bagi kalangan backpacker untuk membuat perjalanan makin nyaman. Mereka juga menyediakan ruang di mana orang-orang yang memiliki minat sama bisa saling bertemu, berbagi cerita mengenai perjalanan mereka sebelumnya. Dengan slogan HostelWorld “Meet the World,” mereka akan mewujudkan mimpi perjalanan kamu yang seru, namun dengan anggaran minimal. Tak seperti Airbnb, target pasar HostelWorld memang para petualang yang sebetulnya tak memiliki anggaran besar untuk akomodasi. Aplikasi travel-nya pun akan menyediakan filter sesuai kebutuhan para pengguna.

5. TripAdvisor

Jasa akomodasi, seperti hotel dan hostel tentunya sudah berupaya melakukan tugas terbaik mereka untuk membantu para tamunya, tapi sumber dayanya masih terbatas. TripAdvisor, menjadi solusinya yakni sebuah situs yang berisi informasi dan pengalaman dari pelancong sebelumnya saat menggunakan jasa akomodasi, atau restoran tertentu. Hal ini tentunya akan membuat upaya pengambilan keputusan dalam memilih tempat penginapan atau kafe menjadi lebih atraktif dan mudah dilakukan.

6. SkyScanner

Ada banyak aplikasi booking tiket penerbangan yang menawarkan layanan, salah satunya adalah SkyScanner. Aplikasi ini menyediakan informasi dari mulai harga terendah setiap bulannya, di mana sangat membantu para pelancong yang memiliki jadwal fleksibel.

7. Periscope

Traveling bisa menjadi pengalaman menakjubkan dalam hidup. Tak heran, jika banyak orang ingin berbagi pengalamannya di media sosial. Salah satunya, Periscope, aplikasi di iPhone yang dirilis tahun 2015 lalu. Sayangnya, Periscope akan menguras banyak data saat live streaming. Tentunya, akan sangat baik jika kamu memiliki koneksi internet yang stabil.

 

Nah, kalau aplikasi travel andalan kamu apa?

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.