5 Jenis Usaha yang Menjanjikan Saat Ramadan

Banner : Pelajaran Online 1,5 tahun

Ramadan merupakan bulan paling penting bagi umat Islam. Di bulan ini pula, umat muslim sangat dianjurkan untuk memperbanyak ibadah dan amalan sesuai dengan perintah kitab suci Quran. Namun,  bulan ini juga kerap dimanfaatkan para pemasar atau pebisnis untuk menjalankan usaha yang menjanjikan untuk kaum muslim secara umum, dan secara spesifik di bulan Ramadan.

Ya, Ramadan memang menjadi waktu yang unik bagi umat muslim di seluruh dunia, di mana perilaku konsumsi juga turut meningkat untuk beberapa produk. Dengan populasi sekitar 2  miliar umat muslim, atau 23 persen dari populasi dunia, pasar konsumen pun ikut tumbuh seiring meningkatnya pendapatan, penetrasi internet, dan penggunaan ponsel pintar.

Maka tak heran, jika Ramadan bisa menjadi momentum terbaik bagi banyak peluang bisnis jika kamu tahu cara memulainya. Jika kamu ingin sekedar menambah penghasilan setelah bekerja, atau mencoba bisnis dalam periode singkat, maka inilah waktu yang tepat.

Untuk memastikan kamu bisa menarget pasar yang tepat, berikut adalah beberapa produk yang punya potensi bagus untuk dijual selama Ramadan, serta tips bagaimana memaksimalkan keuntungan:

1. Menjual makanan di saat sahur

usaha yang menjanjikan
sumber: salford blog

Banyak orang berpikir bahwa waktu yang tepat menjual makanan saat Ramadan hanya menjelang buka puasa atau bazar malam, dan hanya sedikit bisnis yang menargetkan pasar di pagi hari. Padahal, momentum sahur juga bisa dijadikan peluang bisnis yang cukup menjanjikan juga. Targetnya adalah para pekerja milenial yang masih single dan tinggal di kos atau apartemen sendiri, serta tak sempat memasak makanan sahur.

2. Minuman dingin menyegarkan

Di bulan Ramadan, produk semacam makanan, minuman, pakaian, elektronik atau perhiasan memang memiiki permintaan khusus. Menjelang berbuka, orang biasanya mencari makanan pembuka yang segar-segar, seperti es blewah, es buah, dan es kelapa.

 

usaha yang menjanjikan
sumber: pixabay

Berbuka puasa dengan makanan atau minuman manis dahulu memang dianjurkan dari sisi kesehatan, namun tak ada salahnya juga jika kamu mencoba menjual minuman yang sehat seperti jus buah dan sayur segar tanpa gula, ditujukan bagi mereka yang punya masalah atau perhatian pada kesehatan.

3. Hijab dan aksesoris

usaha yang menjanjikan
sumber: wcpo

Pasar hijab di Indonesia sendiri memang mengalami kenaikan luar biasa dalam 7 tahun terakhir. Tahun 2013 saja, berdasarkan Laporan Global Islamic Economic Report, untuk belanja baju muslim, Indonesia menghabiskan 18,8 miliar dolar di bawah peringkat Turki dan Uni Emirat Arab.  Para pengusaha hijab dan pakaian muslim kerap mengaku, bahwa di bulan Ramadan peningkatan penjualan dan omset bisa berkali lipat dibanding hari biasa. Kenaikan penjualan pakaian juga biasanya diiringi dengan kenaikan penjualan aksesoris pendamping, seperti tas dan sepatu.

4. Parsel/Hampers

usaha yang menjanjikan
sumber: greenfinder

Sudah menjadi tradisi, jika menjual parsel menjelang hari Raya sangat menjanjikan keuntungannya. Namun, jika selama ini isi parsel yang dijual hanya makanan dan minuman, coba ganti dengan sesuatu yang lebih baru seperti, produk kesehatan atau kecantikan natural. Kamu bisa mencari pemasok produk-produk itu lewat media sosial.

Penjualan hampers memang kerap menghasilkan karena teman, kolega,keluarga dan perusahaan akan saling bersapa lewat paket hadiah saat Hari Raya lengkap dengan kartu ucapannya yang spesial.

Jika kamu menerima pesanan grosir dari perusahaan atau EO (event organizer), kamu pun bisa memberi harga lebih murah, dengan catatan klien kamu mempublikasikan produk hampers itu lewat jejaring dan media sosial resminya.

5. Rental kendaraan

usaha yang menjanjikan
sumber: pixabay

Kamu punya mobil lebih dari satu? Daripada tidak dimanfaatkan, mungkin mobil yang tak terpakai bisa disewakan kepada mereka yang membutuhkan untuk berkeliling silaturahmi di hari raya. Terlebih, saat hari raya, rental kendaraan atau taksi biasanya selalu kebanjiran pesanan, sampai-sampai calon konsumen merasa kesulitan mencari sewa kendaraan.

Kamu bisa menitipkan mobil pribadi di jasa rental mobil yang terpercaya dan profesional. Biasanya akan diadakan masa kontrak kerja sama antara 6-12 bulan. Tapi, jika kamu ingin menyewakan sendiri ke end user langsung juga bisa, selama orang tersebut bisa dipercaya. It’s all up tou you, karena semua pilihan tetap ada risiko masing-masing 🙂

 

Apa saja tipsnya supaya keuntungan bisa maksimal?

Pertama-tama, para pebisnis harus mengedukasi para karyawan tentang dampak budaya dan agama selama Ramadan. Misalnya saja, sebuah pusat perbelanjaan di Manchester, UK, menjalankan kampanye pemasaran “All You Need for Eid” selama 3 hari dengan menampilkan hiburan dan workshop spesial.

Kedua, alokasikan anggaran khusus untuk pemasaran yang menarget audiens muslim dengan penawaran spesial. Misalnya saja, banyak perusahaan di wilayah Timur Tengah menaikkan anggaran iklan hingga 20 persen saat Ramadan.

Ketiga, kembangkan kampanye pemasaran yang terintegrasi, terlebih di era digital seperti sekarang kombinasi antara strategi pemasaran offline dan online (omni channel) tentunya akan  membantu penyebaran informasi secara maksimal. Misalnya saja, riteler makanan di UK, TESCO menjalankan kampanye di situsnya yang menarget audiens muslim dengan program “Ramadan Mubarak” dan “All you need for the occasion” dengan penawaran spesial daging halal.

 

*berbagaisumber

Leave a Reply

Your email address will not be published.