5 Cara Merajut Narasi Brand yang Mengesankan

Banner : Pelajaran Online 1,5 tahun

brand hermes

Sebagai manusia, kita memiliki hasrat tertentu yang berhubungan dengan pengalaman-pengalaman hidup di sekitar kita, di mana kita bisa menyampaikannya pesan tersebut dalam sebuah cerita. Di sinilah otak kita terkoneksi, dari mulai brand global hingga agama global, semuanya menyampaikan doktrin berdasarkan cerita-cerita menyentuh   kehidupan.

 

Saat ini, kita bsa menggunakan beragam tipe media untuk berkomunikasi, namun menumbuhkan emosi tetap membutuhkan pesan dari sebuah cerita. Lalu, bagaimana anda ingin menyampaikan cerita brand dengan luar biasa di dunia online yang sudah jenuh ini? Jawabannya adalah dengan membuat narasi yang kuat. Cara ini tidak hanya meningkatkan interaksi di antara pengguna media sosial, namun juga menaikkan peringkat di mesin pencari. Semakin menarik konten dan narasi anda, maka semakin banyak pula orang yang ingin membaginya.

Berikut adalah lima hal penting bagaimana anda membuat narasi yang baik;

Ringkas dan jelas

Saat membuat narasi brand, pastikan ringkas, padat, dan jelas pesan yang ingin disampaikan, paling tidak buat dalam 4-5 kalimat saja. Seperti halnya, membuat cerita yang hebat, tentunya sebuah narasi haruslah mengandung elemen sebagai berikut;

-Passion (hasrat, semangat)

-A Hero (Kepahlawanan/audiens anda)

– A Pain (apa yang dipertaruhkan)

-Appeal (Pelajaran baru bagi audiens anda)

-Transformation (di mana akan menggiring audiens menjadi konsumen)

Jangan berhenti pada poster iklan

Salah satu pendekatan dalam dunia periklanan adalah menaruh seorang model di poster dengan kalimat “beli ini dan anda pun akan menyukainya” tampaknya sudah mulai tak efektif. Kini, banyak orang menginginkan sebuah alasan mengapa harus menyukai sebuah brand, mereka ingin tahu bagaimana cerita dari brand itu benar-benar masuk dalam kehidupan nyata mereka.

Konsistensi: Pastikan bisa diterjemahkan secara online

Tidak bisa dimungkiri, jika jalur online memungkinkan tiap brand bisa dikenal lebih luas. Anda bisa membuat tampilan laman depan yang menarik di website serta video yang menyentuh, namun terkadang kerap kehilangan alur di halaman berikutnya. Tetaplah konsisten dengan cerita dan fokus dari awal hingga akhir bagaimana anda menyampaikan pesan tersebut.

Buat menjadi luar biasa

Cobalah untuk menjelaskan kampanye seperti halnya alih suara ala trailer film-film. Cobalah untuk membaca paragraf pendek, dan apakah gayanya sudah pas untuk konsep dan kemampuan klien dapat mengerti tahapan kampanye. Narasi tentunya menjelaskan cerita produk, kenapa produk ini bisa eksis, semangat di dalamnya dan ke mana akan di bawa. Tak hanya itu, narasi juga harus menjelaskan koneksi emosional yang menjadi kunci konsumen mampu mengembangkan keterikatan dengan produk atau brand.

Jangan terburu-buru

Menimbang fakta bahwa narasi dan produk adalah sebuah cerita, anda harus pastikan pula tidak ada hal yang diceritakan tanpa dipikirkan dulu. Pikirkan tentang rentang hidup cerita brand anda, dan bagaimana dikembangkan dan dibagi seiring berjalannya waktu melalui chanel media yang berbeda-beda.

Brand yang sukses mempertimbangkan narasi di setiap tahapan pengalaman konsumen, melalui typography, gambar, suara, dan bahkan lingkungan. Anda perlu perhatikan pula bagaimana konten bisa terstruktur, disampaikan dan ditentukan akhir sebuah narasi. Nantinya, perjalanan atau pengalaman konsumen harus merasakan sesuatu yang jangka panjang dibandingkan hanya menyuguhkan sesuatu yang luar biasa, namun hanya di awal saja. Seperti halnya, sebuah cerita yang bagus, buatlah audiens anda menantikan kejutan selanjutnya.

One thought on “5 Cara Merajut Narasi Brand yang Mengesankan

  1. Saya sangat setuju pada poin “jangan terburu-buru”. Memang membuat narasi brand itu membutuhkan waktu yang lama. Dan terkadang orang tidak sadar akan hal itu. Jadinya, asal jadi deh.

Leave a Reply

Your email address will not be published.