5 Bisnis Ritel Ini Selalu Kinclong Selama Ramadan

Banner : Pelajaran Online 1,5 tahun

Setiap tahun seluruh umat muslim di dunia menyambut bulan Ramadan dengan suka cita, tak terkecuali di Indonesia. Masing-masing negara pun memiliki keunikan dan ciri khas budaya menyambut bulan nan suci ini. Hal ini juga turut memengaruhi beberapa aktivitas usaha yang cukup menggeliat di tingkat masyarakat menengah hingga riteler besar.

Sudah bukan hal baru, jika perayaan hari-hari besar keagamaan di Indonesia tiap tahunnya, kerap membawa angin segar bagi pebisnis ritel. Lalu, bisnis apa saja yang kira-kira selalu kinclong selama bulan Ramadan hingga menjelang hari raya Idul FItri ? Berikut ulasannya;

Rumah makan

bisnis ramadan
Kebayang gak lagi haus-hausnya terus langsung disajikan sama dessert ini 😉
dok. tripadvisor

Meski, umat muslim yang berpuasa harus menahan diri dari lapar dan haus dahaga, namun bisnis makanan selama bulan puasa selalu moncer. Siang hari, mungkin kita akan melihat banyak restoran atau rumah makan sepi dan kosong, tetapi saat sore hari menjelang jam berbuka, banyak rumah makan kebanjiran reservasi.

Hal ini juga tak lepas dari kebiasaan masyarakat kita yang kerap memanfaatkan momentum buka puasa sebagai ajang kumpul alias reuni. Makanan yang jadi favorit, tentu saja makanan manis atau takjil, dengan campuran seperti kolang kaling, biji salak, cendol, kurma, bubur sumsum, es kelapa, dan buah serta kue-kue ringan tradisonal.

Makanan takjil biasa dihidangkan dari mulai rumah makan atau kafe papan atas hingga dijajakan di pinggir jalan, seperti kawasan pasar Benhil yang sudah terkenal tiap tahunnya sebagai tempat berkumpulnya pedagang takjil.

Kue kering

bisnis kue kering
dok. alikacookies

Selain takjil, bisnis kue kering di bulan Ramadan juga cukup moncer, apalagi di hari-hari menjelang hari raya. Tradisi silahturahmi dan saling berkunjung antar sesama, menjadikan kue kering sebagai sajian utama bagi para tamu. Tak hanya itu, kue kering juga biasa dikemas sebagai parsel lebaran.

Fesyen

bisnis ramadan
dok. rappler

Selama bulan Ramadan, bukan pemandangan baru jika pengunjung  kawasan pasar Tanah Abang membludak luar biasa hingga saling berdesakan dan sulit berjalan. Penjualan produk fesyen, khususnya busana muslim bisa dibilang mencapai puncaknya saat bulan Ramadan.

Tak hanya busana muslim dan item fesyen lain seperti tas dan sepatu, tapi juga aksesoris, seperti mukena, tasbih, peci dan sajadah laris manis diburu konsumen baik lewat jalur online maupun offline. Tradisi mengenakan pakaian baru tiap hari raya serta tambahan pemasukan melalui tunjangan hari raya makin membuat orang Indonesia royal berbelanja fesyen.

 

Tiket perjalanan

bisnis ramadan
dok. traveloka

Di bulan Ramadan, bahkan jauh hari sebelum masuk Ramadan, penjualan tiket perjalanan juga cukup laris manis. Tak hanya untuk mudik bagi yang punya kampung halaman, tiket perjalanan wisata juga dipastikan selalu kinclong penjualannnya. Dampak penjualan tiket wisata juga mendorong kenaikan jumlah hunian hotel, homestay, dan tempat-tempat wisata lainnya di berbagai daerah.

Perlengkapan rumah tangga

bisnis ramadan
dok. spectrum

Berdasarkan data angka pencarian Google, orang Indonesia biasanya juga membeli perlengkapan rumah tangga dan elektronik, seperti gadget selain pakaian selama bulan Ramadan. Tak heran, jika berbagai situs e commerce, mulai gencar menawarkan potongan harga bervariasi bahkan hingga 80 persen untuk menarik pengunjung dan meningkatkan penjualan hingga berkali lipat dibanding hari biasa.

*berbagai sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published.