4 Cara Jitu Mengembangkan Brand

Banner : Pelajaran Online 1,5 tahun

nike

Di tengah hiruk pikuk dunia dengan berbagai istilah start up, Kickstarter, dan “self made” lainnya, agaknya memang menjadi tantangan tersendiri untuk menemukan karakter anda.

Kita sekarang hidup di era generasi wirausaha baru. Terima kasih internet, dunia kini telah mengalami suatu masa independensi, di mana banyak orang menemukan cara baru untuk bertahan hidup, lewat kepintaran dan kerja keras masing-masing.

Banyak di antara kita bertanya-tanya, bagaimana mereka mampu “menghasilkan”? Anda pun memiliki dua pilihan ketika ingin menjalani sebuah bisnis, pertama membangun ide bisnis yang memiliki diferensiasi di pasaran jika ingin memiliki valuasi bisnis besar di masa depan atau memilih produk yang memiliki tingkat perputaran tinggi alias terbukti paling laku di pasar jika ingin mengejar omset cepat.

Tapi, kali yang akan dibahas adalah bagaimana anda memiliki diferensiasi produk atau layanan alias brand di pasar untuk membangun valuasi bisnis di masa depan. Dengan cara-cara ini anda bisa mengembangkan brand anda ke depan.

Manfaatkan sumber daya gratis

Satu hal yang pasti perlu anda sadari begitu banyak sumber daya gratis yang bisa anda manfaatkan untuk mengembangkan brand. Tak peduli apa pun jasa, keterampilan, atau produk anda, fokus anda adalah memindahkannya ke beberapa platform yang tersedia secara gratis. Sebut saja, blogspot, podcasting, Youtube, dan banyak lagi sosial media lainnya.

Manfaatkan topik yang sedang tren

Dengan mempelajari keterampilan membaca tren populer tak hanya meningkatkan jangkauan audiens saja tapi juga menghadirkan pandangan lebih dalam tentang hal umum yang belum banyak diketahui. Fokus utama anda adalah membuat koneksi yang nyata dan bermakna.

Konsisten

Menjadi konsisten juga penting dalam proses pengembangan brand. Jangan pernah berusaha memberikan sesuatu pada pelanggan yang tidak bisa anda penuhi. Ada pepatah mengatakan, “Butuh bertahun lamanya untuk membangun reputasi, namun hanya sekian detik untuk menghancurkannya,”. Dengan persaingan ketat, konsumen bisa dengan mudah mempertahankan yang bernilai dan tidak bernilai.

Kualitas di atas kuantitas

Seperti yang sudah disampaikan sebelumnya, jangan pernah melakukan hal di luar batas kemampuan anda sendiri. Jika anda tak bisa mengelola blog, sosial media lain dan podcast secara bersamaan, maka fokuslah pada satu saja. Kembangkan perlahan, seiring anda bisa mempekerjakan sumber daya manusia. Pastikan, kualitas di atas kuantitas.

harley davidson
dok. mobilinanews

Apa sebenarnya yang dimaksud brand? American Marketing Association mendefinisikan brand sebagai “nama, istilah, desain, simbol”, atau bentuk lainnya yang mengidentifikasi sebuah produk atau jasa yang dijual berbeda antara satu dan lainnya.

Sebetulnya, brand dapat dikenal hanya dengan mengungkap cerita unik mereka dalam konteks persepsi simbolis yang mereka ciptakan dan kelola sendiri dalam jangka waktu yang lama.

Ketika kita melihat brand melalui lensa antropologi budaya, hal ini dapat dilihat mengapa konsumen rela men-“tato” diri mereka (alias memiliki keterikatan emosi) dengan misalnya, Harley Davidson, Nike, atau Starbucks dan secara bangga mengklaim diri sebagai bagian yang terkorelasi dengan brand itu.

Dengan pertimbangan persepsi simbolis, fokus kita di lapangan, terkait organisasi, dan hubungan-hubungan antara kerangka kerja percakapan hingga pendekatan si brand berperan sebagai kendaraan makna simbolis yang membangkitkan kepribadian dan emosi seseorang melalui mitos, ritual, simbol, dan etos.

Baca juga: Lima Cara Merajut Narasi Brand yang Mengesankan

Leave a Reply

Your email address will not be published.